Wednesday, March 23, 2016

Demi Ambisi Mempersaudarakan Syiah Kepada Ahlussunnah Indonesia, Sang Mufti Tidak Menjelaskan Fakta Kongkalikong Pemberontak Syiah Yaman-Ali Abdullah Saleh Dengan Jaringan Teroris Al Qaeda (Mempertanyakan Kejujuran Mufti Al Azhar & Mufti Syiah Lebanon)

demi ambisi mempersaudarakan syiah dengan sunni indonesia

Kita akan menyaksikan lagi paparan bukti yang menunjukkan ketidakjujuran pernyataan Mufti Al Azhar tatkala menyembunyikan kejahatan pemberontak Syiah dukungan Iran dengan mengaku mengetahui benar akar konflik Sunni-Syiah yang terjadi di Yaman adalah sebagai akibat perbuatan musuh Islam dalam keadaan dunia bisa menyaksikan bukti-bukti nyata bahwa Syiah Yaman bersama mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dengan dukungan negeri Syiah Iran-lah yang melakukan kudeta pemberontakan terhadap pemerintah Yaman.

Nukilan:

Konflik Sunni Syiah. Perhatikan pula Yaman. Kita sadar betul tentang peta konflik ini, karena itu sejak awal kita kampanyekan Sunni dan Syiah bersaudara dan memang kita intinya bersaudara. Konflik tersebut akan terus dihembuskan,  karena memang mereka musuh Islam tak meninginkan kita bersatu.”

Red: Nasih Nasrullah

Konflik Sunni Syiah
Gambar 1.  Konflik Sunni Syiah. Perhatikan pula Yaman. Kita sadar betul tentang peta konflik ini

Demikianlah, betapa Mufti al Azhar berupaya meyakinkan publik Indonesia bahwa dirinya mengetahui benar akar permasalahan yang terjadi dan dia mencontohkan secara spesifik kasus yang terjadi terkhusus yang di Yaman dan muncullah nama abstrak musuh Islam sebagai tertuduh utama dan kambing hitamnya.
Bagaimanapun Sang Mufti berupaya menutupi kejahatan Syiah demi ambisinya dalam meyakinkan kaum muslimin Ahlussunnah Indonesia bahwa Syiah adalah saudara mereka, tetapi lihatlah bukti dan kenyataan yang menyingkapnya bahwa Syiah-lah biang kerok yang telah melakukan teror dan kekacauan, kudeta, pemberontakan berdarah dengan dukungan penuh pemerintah Iran selaku pusat dari Wilayatul Faqih Syiah.
Tidak hanya itu kejahatannya, komplotan durjana pemberontak Yaman ini juga bermain mata dengan jaringan teroris al Qaeda demi merongrong dan meneror pemerintah dan rakyat Yaman!!!

Bagaimana mungkin kita tidak akan mengambil pelajaran dari makar keji para pengkhianat pemberontak dukungan Iran tersebut?!

Nukilan:

Nama Al Qaeda sering diiringkan dengan penegakan syariat Islam. Orang-orang pun menjadi salah paham dengan syariat Islam yang akan membawa kebaikan kehidupan dunia dan akhirat. Sehingga setiap mendengar syariat, maka yang terbayang adalah orang-orang yang selalu membikin keonaran, membunuh jiwa yang tak bersalah, dan label-label jelek lainnya. Ini hasil akibat ulah sekelompok orang yang dinamai Al Qaeda.

Berikut ini sebagian borok Al Qaeda setelah sebelumnya kita bawakan bahwa sebenarnya mereka (yang sekarang bernama ISIS) adalah orang-orang bodoh yang jadi boneka kepentingan sebagian orang yang berhati jelek. Lebih buruk lagi mereka membawa nama Islam, padahal mereka jauh dari Islam dan tak tahu dan tak mau menerapkan hukum Islam. Sebagai contoh: terjaganya darah muslim, kehormatan, serta harta mereka, mereka dengan mudah melanggarnya. Dan lainnya.
Salah satunya tokoh Al Qaeda Yaman, yang bernama Qosim Ar-Rimi adalah Mantan Perwira dari kesatuan Keamanan Masyarakat yang pro Presiden Terguling Ali Abdullah Saleh. Yang sampai sekarang masih sebagai kaki tangan Ali Abdullah Saleh. Dari berita media apalagi media Yaman, telah masyhur Ali Abdulah Saleh yang sekarang berkomplot dengan Syiah Rafidhah Hutsi Yaman untuk membantai kaum muslimin di sana-.
Pemberontak Syiah Yaman dukungan Iran ternyata Kong Kali Kong dengan jaringan teroris al Qaeda
Gambar 2. Pemberontak Syiah Yaman dukungan Iran ternyata Kong Kali Kong dengan jaringan teroris al Qaeda. Masih tetap tanpa malu mendendangkan lagu sumbang “Wahabi” sebagai kambinghitam?!



Demikian juga Kolonel Ammar Saleh, anak saudara laki-laki Ali Abdullah Saleh dia adalah Wakil Logistik Keamanan Masyarakat, dialah yang diserahi sebagai penghubung antara Ali Abdullah Saleh dan Qosim Ar-Rimi, dan diserahi untuk mengurusi bantuan kepada Al Qaeda dulu dan sekarang.
Sungguh secara kewilayahan mereka adalah warga negara Yaman, tetapi bagi Syiah dengan ambisi Wilayatul Faqihnya, rahbar Iran adalah pemimpin tertinggi mereka yang dengannya kesetiaan diletakkan, cita-cita revolusi Islam telah dikumandangkan oleh Khomeini untuk menSyiahkan seluruh dunia!
Lihatlah bagaimana kesesatan yang luarbiasa, kesetiaan, hidup dan mati mereka dipersembahkan kepada Rahbar Iran, Khamanei selaku pemimpin tertinggi Revolusi Syiah sebagai pemangku jabatan Wilayatul Faqih.

Sebagai contoh, seorang Syiah Indonesia memposting betapa seorang pengawal (milisi bersenjata Syiah) Hizbullah Lebanon bersetia kepada pimpinan Syiah nya di Lebanon, Hasan Nasrullah penghujat shahabat Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, bahkan jika disuruh melakukan keharamanpun (BUNUH DIRI) akan dilakukannya.

Namun kesetiaan orang Lebanon tersebut masihlah tidak sebanding dengan kewajibannya untuk tunduk patuh kepada Rahbar Iran, Pemimpin Revolusi Syiah, Khamanei. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Kesetiaan sehidup semati untuk Rahbar Iran
Gambar 3. Kesetiaan sehidup semati untuk Rahbar Iran, pemegang imamah Wilayatul Faqih.

Sungguh paham radikal sesat ekstrem Syiah adalah kondisi yang sangat berbahaya bagi kita segenap kaum muslimin di negeri ini.

Bunuh diri adalah haram secara mutlak maka bagaimana Syiah meyakini bolehnya melakukan keharaman tersebut jika yang memerintahkan adalah pendeta Syiahnya?!
Allah Ta’ala berfirman:
وَلا تَقُولُوا لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ هَذَا حَلالٌ وَهَذَا حَرَامٌ لِتَفْتَرُوا عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ لا يُفْلِحُونَ

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta, “Ini halal dan ini haram,” untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung” (QS. An Nahl:116)
Firman Allah Ta’ala:
قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
“Katakanlah, sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Pemelihara alam semesta.“ (QS. Al-An‘âm: 162)
Maka demi memuluskan ambisi Wilayatul Faqih Syiah, tidaklah ada cara untuk memalingkan dan mengelabui pandangan umat dari ambisimakar sangat berbahaya dari Wilayatul Faqih Syiah beserta para pendukungnya kecuali mereka menciptakan ledakan-ledakan isyu fatamorgana sembari berteriak, “bahaya Wahabi….bahaya wahabi…bahaya wahabi” dalam keadaan orang-orang “Wahabi” yang mereka teriaki tersebut adalah orang-orang yang paling lantang memperingatkan umat dari penyimpangan demonstrasi menjelek-jelekkan & melawan pemerintah, wajibnya menaati pemerintah (dalam hal yang ma’ruf), larangan untuk memberontak dan tentu saja paling terdepan dalam memperingatkan kaum muslimin dari bahaya jaringan teroris khawarij.
Bukti-bukti tulisan yang bertebaran di majalah, situs, radio, buku-buku dan bulletin saku yang disebarluaskan serta audio daurah-daurah para asatidzah di berbagai daerah di negeri ini adalah sebaik-baik bukti. Walhamdulillah.
Siapa sesungguhnya yang radikal ekstrem?! “Wahabi” ataukah Syiah beserta para komprador pelindungnya, JIL dan JIN?
Jadi… dimana bukti Syiah khawarij pemberontak benar-benar meyakini Ahlussunnah adalah saudara mereka wahai pendukung Mufti Al Azhar dan Mufti Syiah Lebanon jika mereka malah terbukti mempertontonkan demonstrasi dan revolusi berdarah serta membunuhi kaum muslimin di Yaman dus bekerjasama dengan jaringan teroris khawarij al Qaeda dalam melancarkan teror dan pembunuhan?!
(Bersambung in sya Allah)